… renungan hati

….

(kaulah temaram bayang di tengah hari kekosongan yang absen dari sunyi)

….

(kaulah rindu yang tak pernah pulang hembus nafas yang tak pernah menghirup kehidupan)

….

(kau senja yang tak pernah terbenam dan malam demi malam turun dalam megah di semesta yang tuna-dirimu tanpa setitik kegelapan taupun cahaya memberi maknaketiadaanmu)

….

(kaulah sejuta kata yang tak pernah terbilang bertalu siang dan malam terhukum inginku kan dirimu)

….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: